NAMA : NURUL IKHWANI
NIM : 1405020030
UNIT : A
Pengertian
Multiprocessing
Multiprocessing
adalah dukungan sebuah sistem untuk mendukung lebih dari satu
processor dan mengalokasikan tugas kepada prosesor-prosesor tersebut
serta kemampuan esksekusi terhadap beberapa proses perangkat
lunak dalam sebuah sistem secara serentak.
Symmetric
Multiprocessing (SMP)
Penjadwalan
SMP adalah pendekatan kedua untuk Multiprocessor Scheduling. Pada metode ini
setiap prosesor menjadwalkan dirinya sendiri (self scheduling).
Penjadwalan terlaksana dengan menjadwalkan setiap prosesor untuk memeriksa
antrian ready dan memilih suatu proses untuk dieksekusi. Jika suatu sistemMultiprocessor Scheduling mencoba
untuk mengakses dan mengupdate suatu struktur data, penjadwal dari
prosesor-prosesor tersebut harus diprogram dengan hati-hati, kita harus yakin
bahwa dua prosesor tidak memilih proses yang sama dan proses tersebut tidak
hilang dari antrian. Secara virtual, semua sistem operasi modern mendukung SMP,
termasuk Windows XP, Windows 2000, Windows Vista, Solaris, Linux, Mac OS X,
OS/2 Warp Server 4.0 , OS/2 for SMP 2.11, Windows NT 4.0 , Novell NetWare
4.1 SMP, Novell UnixWare SMP 2.0 , SCO Open Server 5.0 with SCO MPX 3.0 ,
Banyan Vines , Symbian OS (Mobile Device)
Pendekatan pertama untuk
Multiprocessor Scheduling adalah asymmetric multiprocessing Scheduling atau biasa
disebut juga sebagai penjadwalan Master Slave MultiProcessor. Dimana pada
metode ini satu prosesor bertindak sebagai master dan prosesor lainnya
sebagai slave. Master Processor bertugas untuk menjadualkan dan mengalokasikan
proses yang akan dijalankan oleh Slave Processors. Master Processor melakukan
pekerjaan yang berhubungan dengan System, Slave Processor melayani user
requests dalam pengeksekusian program. Pemrosesan yang banyak tidak menyebabkan
penurunan performance.
Metode
ini sederhana karena hanya satu prosesor yang mengakses struktur data sistem
dan juga mengurangi data sharing. Sebagai contoh, prosesor master memilih
proses yang akan dieksekusi, kemudian mencari prosesor yang available, dan
memberikan instruksi start processor. Prosesor slave memulai eksekusi pada
lokasi memori yang dituju. Saat slave mengalami sebuah kondisi tertentu,
prosesor slave memberi interupsi kepada prosesor master dan berhenti untuk
menunggu perintah selanjutnya. Perlu diketahui bahwa prosesor slave yang
berbeda dapat ditujukan untuk suatu proses yang sama pada waktu yang berbeda.
Master processor dapat mengeksekusi OS dan menangani I/O, sedangkan sisanya processor
tidak punya kemampuan I/O dan disebut sebagai Attached Processor (Aps). APs
mengeksekusi kodekode user dibawah pengawasan master processor.
2. Definisi sistem
terdistribusi,real time system,time sharing system dan multi programming
a) Sistem terdistribusi adalah kumpulan komputer otonom yang
dihubungkan oleh jaringan dengan software yang dirancang untuk menghasilkan
fasilitas komputerisasi terintegrasi dianggap oleh pengguna sebagai satu sistem
komputer tunggal.
b) Real-Time Systems pada Sistem Operasi
Real Time systems pada
system operasi adalah Sistem yan g menghasilkan respon hasil yang nyata pada
suatu periode terentu. Real time system bisa bereaksi semua kemungkinan dan
memprediksi segala kemungkinan selama itu bisa diprediksi. Proses pada
real-time systems beberapa proses terjadi secara bersamaan dengan meningkatkan
kinerja pada prosesor. Real-time system bisa memfokuskan pada task tertentu.
Real-time systems di desain berdasarkan system-on-a-chip Strategy (SOC). SOC
mengizinkan CPU, Memory , memory-management dan perangkat lain yang terpasang,
menjadi satu kesatuan pada satu sirkuit yang terpadu.
c)
Multiprogramming
Multi programming system adalah dimana job-job disimpan di main memory
di waktu yang sama dan CPU dipergunakan bergantian. Hal ini membutuhkan
beberapa kemampuan tambahan yaitu : Penyediaan I/O routine oleh sistem,
Pengaturan memori untuk mengalokasikan memory pada beberapa Job, penjadwalan
CPU untuk memilih job mana yang akan dijalankan, serta pengalokasian hardware
lain
d)
Time Sharing SystemTime-sharing adalah metode dimana banyak pengguna dapat melakukan
processing dalamsatukomputer.Christopher Strachy pada tahun 1959 telah
memberikan ide mengenai pembagian waktu yang dilakukan oleh CPU. Baru pada
tahun 1961, pertama kali sistem yang benar-benar berbentuk time sharing system
dilakukan di MIT (Massachusetts Institute of Technology) dan diberi nama CTSS
(Compatible Time Sharing System) yang bisa melayani sebanyak 8 pemakai dengan
menggunakan omputer IBM 7090.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar